Penelitian KTI Mahasiswa dengan Judul : Efektivitas Eco-Enzyme Berbahan Limbah Kulit Pisang Kepok dan Jeruk Nipis dalam Menurunkan Angka Lempeng Total (ALT) Bakteri Lantai
Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Mamuju Laksanakan Penelitian tentang Pemanfaatan Eco-Enzyme untuk Menurunkan Angka Lempeng Total Bakteri Lantai
Mamuju, 19 Juli 2026 — Laboratorium Mikrobiologi Terpadu Poltekkes Kemenkes Mamuju kembali menjadi tempat pelaksanaan kegiatan penelitian mahasiswa dalam rangka penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Salah satu penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian oleh Nur Afifa dengan judul “Efektivitas Eco-Enzyme Berbahan Limbah Kulit Pisang Kepok dan Jeruk Nipis dalam Menurunkan Angka Lempeng Total (ALT) Bakteri Lantai.”
Kegiatan penelitian tersebut dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Terpadu Poltekkes Kemenkes Mamuju pada tanggal 30 Juni sampai dengan 19 Juli 2026.
Penelitian ini mengangkat pemanfaatan eco-enzyme yang berasal dari limbah organik, khususnya kulit pisang kepok dan jeruk nipis, sebagai salah satu alternatif yang berpotensi dimanfaatkan dalam pengendalian mikroorganisme pada permukaan lantai. Pemanfaatan limbah organik tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi yang memiliki nilai guna sekaligus mendukung prinsip pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, penelitian dilakukan melalui serangkaian tahapan pemeriksaan mikrobiologi untuk mengetahui efektivitas eco-enzyme dalam menurunkan Angka Lempeng Total (ALT) bakteri pada lantai. Pemeriksaan ALT merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui jumlah mikroorganisme yang dapat tumbuh pada kondisi pemeriksaan tertentu.
Kegiatan penelitian di Laboratorium Mikrobiologi Terpadu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama proses pembelajaran, khususnya dalam bidang mikrobiologi, pengolahan sampel, pembuatan media, teknik inokulasi, inkubasi, serta pemeriksaan dan perhitungan jumlah koloni bakteri.
Melalui kegiatan ini, Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Mamuju tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pendukung pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana pelaksanaan penelitian mahasiswa yang mendukung pengembangan kompetensi dan budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Penelitian Nur Afifa diharapkan dapat memberikan tambahan informasi ilmiah mengenai potensi pemanfaatan eco-enzyme berbahan limbah kulit pisang kepok dan jeruk nipis dalam bidang mikrobiologi, sekaligus menjadi salah satu bentuk penerapan inovasi mahasiswa dalam memanfaatkan bahan organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Pelaksanaan penelitian tersebut merupakan bagian dari komitmen Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Mamuju dalam mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya melalui pemanfaatan fasilitas laboratorium secara optimal.