Laboratorium Terpadu
POLTEKKES KEMENKES MAMUJU

Detail Artikel

  • Artikel
  • Pengangkutan Limbah Medis dan Limbah B3 Laboratorium
shape

Pengangkutan Limbah Medis dan Limbah B3 Laboratorium

Foto 1
Foto 2
Foto 3
Foto 4

Kegiatan pengangkutan dan pengolahan limbah medis serta limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) telah dilaksanakan oleh Poltekkes Kemenkes Mamuju bekerja sama dengan pihak ketiga, yaitu PT. Mitra Hijau. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 8 Januari 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga standar kesehatan lingkungan dan keselamatan di lingkungan kampus.

Pengelolaan limbah medis dan B3 menjadi perhatian serius mengingat jenis limbah ini berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungan apabila tidak ditangani secara tepat. Limbah yang dihasilkan dari kegiatan laboratorium, seperti bahan kimia, sisa reagen, serta limbah infeksius, memerlukan prosedur khusus sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, limbah yang telah dikumpulkan dan dipilah oleh pihak internal kampus kemudian diangkut oleh PT. Mitra Hijau menggunakan armada khusus yang telah memenuhi standar pengangkutan limbah B3. Selanjutnya, limbah tersebut dibawa ke fasilitas pengolahan milik perusahaan untuk diproses sesuai dengan metode yang aman dan ramah lingkungan.

Kerja sama ini dilakukan karena hingga saat ini Poltekkes Kemenkes Mamuju belum memiliki fasilitas pengolahan limbah medis dan B3 secara mandiri. Oleh karena itu, penggunaan jasa pihak ketiga yang berizin resmi menjadi solusi untuk memastikan pengelolaan limbah tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menerapkan prinsip kesehatan lingkungan dan mendukung upaya perlindungan terhadap masyarakat sekitar. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat meminimalkan risiko pencemaran serta meningkatkan kesadaran civitas akademika akan pentingnya pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Ke depan, Poltekkes Kemenkes Mamuju berupaya untuk terus meningkatkan sistem pengelolaan limbah, termasuk kemungkinan pengembangan fasilitas internal, guna mendukung operasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan.