BPAFK Makassar Kalibrasi Alat Laboratorium Poltekkes Kemenkes Mamuju
Poltekkes Mamuju menjalani kegiatan kalibrasi alat laboratorium dan alat kesehatan oleh Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Makassar pada 6–9 Oktober 2026. Sebanyak 16 jenis alat diperiksa dalam kegiatan ini. Kalibrasi dilakukan oleh tim teknis BPAFK Makassar dengan didampingi pengelola laboratorium Poltekkes Mamuju. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga mutu sarana praktikum bagi mahasiswa.
Tujuan Kalibrasi
Kalibrasi adalah kegiatan membandingkan hasil pengukuran suatu alat dengan standar acuan yang tertelusur. Dengan kalibrasi, penyimpangan alat dapat diketahui dan dikoreksi.
Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan, yaitu:
- Menjamin akurasi hasil pengukuran. Alat yang terkalibrasi memberikan hasil yang tepat dan dapat dipercaya.
- Menjamin keamanan penggunaan. Alat kesehatan yang laik pakai melindungi pengguna dari risiko cedera atau kesalahan tindakan.
- Mendukung mutu pembelajaran. Mahasiswa berlatih dengan alat yang berfungsi sesuai standar, sehingga keterampilan yang dipelajari sesuai dengan kondisi di fasilitas kesehatan.
- Memenuhi persyaratan akreditasi. Alat yang terkalibrasi secara berkala menjadi salah satu bukti pengelolaan laboratorium yang baik.
- Memperpanjang umur alat. Kerusakan atau penurunan kinerja dapat dideteksi lebih awal sehingga alat bisa segera diperbaiki.
Alat yang Dikalibrasi
Alat yang dikalibrasi mencakup peralatan laboratorium dan alat kesehatan yang rutin digunakan dalam praktikum.
| Kelompok | Alat |
|---|---|
| Alat laboratorium | Timbangan analitik, autoclave, laminar air flow, pH meter, centrifuge, vortex, waterbath, incubator |
| Alat kesehatan | Spirometer, ECG, fetal doppler, infusion pump, syringe pump, pulse oximetri, sphygmomanometer, timbangan berat badan digital |
Pelaksanaan Kalibrasi
Kalibrasi dilaksanakan dengan dua cara. Sebagian alat dikalibrasi langsung di Poltekkes Mamuju menggunakan alat standar yang dibawa oleh tim BPAFK Makassar. Sementara itu, beberapa alat lainnya dibawa ke Makassar untuk dikalibrasi di laboratorium BPAFK. Langkah ini diambil untuk alat yang memerlukan kondisi ruang dan peralatan pengujian khusus.
Setelah proses selesai, setiap alat akan mendapatkan sertifikat dan label kalibrasi sebagai tanda laik pakai. Dengan adanya kegiatan ini, Poltekkes Mamuju berharap kegiatan praktikum mahasiswa dapat berjalan lebih aman, akurat, dan bermutu.